Intermezzo

_______________________________________

NASEHAT KEMATIAN

Oleh: Ahmad Mustofa Bisri

Mungkin Kalian hanya mendengar selama ini
Kini Kalian menyaksikan sendiri
Puluhan ribu nyawa
melayang begitu saja dalam sekali sapuan
Meninggalkan jazad-jazad
berceceran di trotoar, di jalanan
tindih menindih di reruntuhan bangunan
Tersangkut di pepohonan
bergelimpangan di selokan
Laa hawlaa wa laa quwwata illa billah
Bahkan…
warga paling perkasa bangsa ini
tak berdaya sama sekali
Kota-kota mereka lumpuh dan mati
Jerit tangis bergalau menyayat hati
Astaghfirullah hal ‘adzim…
Allah yang Maha Agung
Ampunilah kami…
Wahai Kalian yang selama ini selalu takabur dan jumawa
Persis di depan mata kalian semua Allah Yang Maha Kuasa
Telah memperlihatkan KeperkasaanNya
Apakah Kalian masih akan berlagak di hadapan-Nya?
Kalian yang selama ini tidak menghargai manusia
Makhluk Allah yang Ia muliakan melebihi yang lainnya
Lihatlah bencana kemanusiaan ini
Dan tanyakan kepada diri kalian
pelajaran apakah yang kalian dapatkan
Kalian yang selama ini hanya terlena melihat diri sendiri
Tengoklah diri kalian dalam kubangan lumpur air mata dan darah
Saudara-saudara kalian yang begitu menderita
Lalu tanyakan kepada diri kalian, apakah kalian juga manusia?
Kalian yang selama ini bangga dengan kemampuan kalian
Inilah saatnya kalian membuktikan kemampuan kalian untuk menolong
dan membantu saudara-saudara kalian
Menolong dan membantu diri kalian sendiri
Ya Allah, ampunilah kami semua
Ampunilah kami yang tak berdaya
Membantu dan menolong saudara-saudara kami sendiri di seberang sana
Saudara-saudara kami di Aceh dan Sumatera Utara
Saudara-saudara kami di Wasior Mentawai dan Jogja
Saudara-saudara kami di daerah-daerah bencana, di mana-mana
di indonesia
Maafkan kami yang hanya bisa menangis tanpa bisa berbuat apa-apa
berdo’a pun tak bisa
Allah merahmati kalian…

Aku Merindukanmu, Arsy…

 
Sudah lama kumerindukanmu, Arsy…
sekedar tuk melihatmu kembali
dengan air suci ini aku basuh mata yang telah lama buta
tak melihatmu, meski sekejap
Aku merindukanmu Arsy…
tuk menyentuhmu dan membuka tabir semesta
karena di hamparanmu, kutemukan kedamaian
kusentuh ketenangan
Seperti pelukan kekasih yg mendalam
Aku merindukanmu, Arsy…
menembus di sela-sela langit
dan kutemukan oase di tengah sahara
seperti saat Adam menyambut Hawa
setelah beribu masa terpisah
Aku merindukanmu, Arsy…
seperti anak ayam yang terpisah dari induknya
tak tahu ke mana jalan indah mengarah
Aku merindukanmu, Arsy…
seperti aku rindu pada Penciptamu…
untuk sekedar bertegur sapa
dan saling tersenyum…
Aku merindukanmu, Arsy…
demi Penciptamu, aku rindu…
———————–Yogyakarta, 3 Maret 2011
Saat rindu dengan Arsy…

CHATTING DGN TUHAN

> > BUZZ
> > TUHAN : Kamu memanggilKu ?

AKU               : Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?

TUHAN       : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang- bincang denganmu.

AKU             : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

TUHAN      : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.

AKU           : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

TUHAN     : Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi Produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, Produktifitas membebaskan waktu.

AKU         : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.

TUHAN   : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.

AKU          : OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?

TUHAN   : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.

AKU        : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?

TUHAN    : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin.Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

AKU       : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.

TUHAN      : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

AKU         : Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.

TUHAN      : Rasa Sakit tidak bisa dihindari, tetapi Penderitaan adalah sebuah pilihan.

AKU           : Jika Penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?

TUHAN      : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.

AKU           : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?

TUHAN       : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras.Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.

AKU          : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?

TUHAN : Masalah adalah Rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental (Purposeful Roadblocks Offering Beneficial Lessons(to) Enhance Mental strength). Kekuatan dari dalam diri bisakeluar dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha. AKU: Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah…

TUHAN        : Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.

AKU           : Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?

TUHAN     : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain.Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain bekejaran dengan waktu.

AKU         : Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?

TUHAN       : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.

AKU            : Apa yang menarik dari manusia?

TUHAN     : Jika menderita, mereka bertanya “Mengapa harus aku?”. Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya “Mengapa harus aku?”.

AKU            : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini?

TUHAN      : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadiapa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.

AKU            : Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?

TUHAN     : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

AKU           : Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.

TUHAN     : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.

AKU           : Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.

 TUHAN    : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan.Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.

TUHAN has signed out.

“Berpikirlah positif, Dunia Akan Tersenyum”

Berbahagialah orang yang mau membaca ini setidaknya sekali dalam seminggu, karena
perubahan kearah positive attitute akan tampak nyata. 

[di ambil dari kiriman Mas Chusnu]

POKOKNYA MENANG

Seorang Direktur minta sekretarisnya untuk ikut bursa saham suatu perusahaan besar.

DIREKTUR : “Tolong kamu beli saham perusahaan prospek itu! Pokoknya kita harus menguasai saham mereka! Kita beli 51% saham mereka! Kita akan jadi konglomerat!”

Sekretaris: “Ya pak.”

Setelah Sekretaris kembali dari dari bursa saham itu bilang pada direkturnya:

Sekretaris: “Maaf Pak, perusahaan besar yang mau jual sahamnya itu memang banyak peminatnya. Sehingga sudah ada satu perusahaan yang telah membeli sahamnya 55%. Kita kalah duluan Pak…”

DIREKTUR:O…ya?! Ah, masa’?! Ya udah gak papa, biar dia ambil 55%-nya. Yang penting saya dapat 51%nya.

Sekretaris: ????

***

KEPANJANGAN UMKM

Apa kepanjangan UMKM?

UMKM : Usaha Mikro Kecil & Menengah (yg ini serius…)

UMKM : Usaha Macet Kredit,  Mati…

UMKM : Usaha Macet, Kari Matine…

UMKM :  Usaha Mikro Kere Mlulu

Apa lagi neeeh???……

Silakan Anda mengirim materi Intermezzo di e-mail bangkit_yo@yahoo.com

Kita adu kreatifitas!!!

Heheheh…

Comments
  1. tlefdndsd says:

    Thank you for always providing great content
    and a good community!

    seo software

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s