Jogja Terus Bekerja…

Posted: May 24, 2011 in Aksi, Ekonomi, Industri, Kebijakan, Kegiatan, Kerjasama, Pariwisata

POINT2 PADA :

Awakening Speech on Entrepreneurship and Tourism
“KemBALIkan JOGJAku”
28 Juli 2007
Grand Ballroom Hyatt Hotel Yogyakarta

  • Jogja sebagai kota wisata, budaya, pendidikan dan kerajinan telah mengakar dibenak kita semua. Maka, jika komitmen kita masih mengkristal untuk mempertahankan semua predikat itu, adalah suatu keniscayaan, bahwa kita harus secara bersama-sama mendorong dan mempertahankan itu semua.
  • Perjalanan Jogja yang menyandang predikat-predikat di atas telah menempuh jalan sedemikian panjang dan melelahkan. Namun perjalanan yang cukup melelahkan itu semua akan pupus dan menjelma menjadi bara semangat, jika dorongan akan kepedulian kita terhadap Jogja telah memBATU menjadi sebuah komitmen yang utuh.
  • Guncangan dahsyat berkekuatan 5,9 Skala Richter setahun yang lalu, telah menampar di semua lini kehidupan kita. Peristiwa itu pula yang telah sejenak mengugah kita semua, bahwa semua manusia lemah di hadapan Yang Kuasa. Namun justru guncangan itu bisa menjadi cambuk agar kita bisa bangkit, dan berjalan kembali untuk masa depan yang lebih baik.
  • Pasca bencana alam, roda ekonomi Jogja berputar tertatih-tatih untuk mencapai kestabilan. Sembilan puluh tujuh persen (97%) penggeraknya adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebuah nilai yang tidak hanya patut, tapi harus diperhitungakan secara matang sebagai barometer perkembangan perekonomian Jogja. Maka, keberpihakan terhadap UMKM tidak hanya dengan kata ’semestinya’ tapi ’KEWAJIBAN’  bagi semua orang, istitusi, dan siapapun yang concern terhadap pemulihan ekonomi Jogja.
  • Jika persoalan UMKM terselesaikan tanpa meninggalkan persoalan yang berarti di setiap lini, maka roda ekonomi akan berputar tanpa ada gangguan yang berarti pula. Namun jika permasalahan UMKM membentur tembok kekuasaan yang tak tertembus, maka roda ekonomi itu akan terpeleset, terbentur dan terjerembab ke dalam jurang yang begitu gelap dan nista. Karena bagaimanapun ekonomi masyarakat adalah tulang punggung kehidupan.
  • Maka dari itu kita membutuhkan kesatuan gerak dari semua pihak untuk secara bersama-sama mengembalikan Jogja kepada kondisi yang lebih baik dari hari-hari yang lalu.
  • Untuk mendorong itu semua, tidak ada kata yang pantas, kecuali : Jogja terus bekerja…

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s