Product Development Untuk UMKM

Posted: April 9, 2011 in Artikel, Craft, Design, Industri, Industri Kreatif, Kebijakan, UMKM

Istilah  “Product development” nampaknya masih belum familiar di kalangan UMKM kita. Sepanjang penelusuran penulis terhadap para pelaku UMKM peserta IFFINA 2011 kali ini, mereka belum banyak mengenal pola produksi dengan sistem product development yang baik. Dalam arti pengembangan sebuah design produk yang menggunakan konsep yang menyeluruh, menyangkut fungsi, bentuk, warna, sistem kerja, sistem produksi, teknis & efisiensi proses produksi, riset dan studi kelayakan sebuah produk yang diorientasikan pada pasar.

Design: menuntut kreatifitas

Sedangkan “design” sendiri kerap kali kita maknai hanya sebatas bentuk dan warna. Padahal lebih dari itu, sebuah design bisa mencakup sebuah konsep tentang produk, yang meliputi sistem kerja, bentuk, warna, efisiensi proses produksi, bahan baku  dan hal-hal lain yang terkait dengan produk. Maka di sini,  sebuah product development menjadi penting.

Seperti yang dituturkan oleh Arifin (Sasana Antik), seorang pelaku UMKM Furniture dari kota Rembang, bahwa design produk yang dia garap sering kali hanya sebantas bentuk, dan model warna finishing. Sering kali pula bahwa para pelaku UMKM kita hanya melakukan proses produksi dari design para buyer yang memintanya. Apalagi, kadang-kadang buyer juga mengambil design dari sebuah majalah yang mereka bawa kepada produsen. Sehingga mainstream bisnis kita hanya diorientasikan pada “bentuk & warna untuk pasar”, tanpa diikuti dengan studi kelayakan tentang pengembangan produk yang bersifat menyeluruh.

Product development sangat dibutuhkan...

Product Development lebih luas scoop-nya, tidak hanya berorientasi pasar saja, namun juga efisiensi kerja, bentuk, warna, proses produksi, dan hal-hal yang terkait dengan sustainable business. Bahkan termasuk keramahan terhadap lingkungan.

Untuk menggaet pasar yang lebih luas, rupanya pengembangan produk baru secara inovatif dan konsisten merupakan salah satu kiat penting untuk merebut hati para pelanggan. Ketika daur hidup produk makin pendek, maka kemampuan pengembangan produk baru makin menemukan arti strategisnya.

Seperti yang dipaparkan dalam sebuah weblog,  proses pengembangan produk baru secara optimal bisa dikristalkan menjadi 7 point yang penting, di antaranya adalah:  Penciptaan Gagasan mengenai Produk Baru,  Penyaringan Ide Produk Baru (Product Ideas Screening), Pengujian Konsep Produk Baru, Analisa Bisnis dan Kelayakan Finansial, Pengembangan Produk Baru, Pengujian Pemasaran,  dan Komersialisasi dan Launching Produk Baru. (http://rajapresentasi.com/2008/08/new-product-development-strategy/)

Demikian juga tentang pola branding sebuah design, kita hanya mengenal dan familiar dengan istilah buying agent, belum akrab dengan pola selling agent. Seorang tokoh design nasional, Priyo Pratomo mengatakan bahwa pelaku usaha kita belum banyak yang menggunakan sistem selling agent, sehingga design kita tidak bisa menjadi branding yang kuat di pasar internasional. Maka sudah saatnya kita melakukan system selling agent, sehingga design-design kita bisa kuat di pasar internasional, karena justru reseller-reseller/agent-agen kita-lah yang akan memperbesar branding produk kita di pasar.

Inilah yang perlu dijadikan paradigma oleh para pelaku UMKM kita. Dengan catatan bahwa pola product development kita sesuai dengan pengembangan produk yang ideal seperti dipaparkan di atas. Karena dengan pola berfikir ini kita tidak akan kehilangan identitas, dan akan lebih kuat mempunyai branding sebuah produk. Pada titik tertentu, kita akan menemukan nilai tambah dari produk kita. Sehingga “kenaikan harga” pun akan menjadi “akibat” dari sebuah branding yang baik.*** [Uung- IFFINA 2011]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s