DITUNGGU: LAPORAN BANK & LEMBAGA KREDITUR

Posted: March 7, 2009 in Aksi, Craft, Ekonomi, Industri, Industri Kreatif, Kebijakan, Kerjasama

Setelah program tahap pertama penyelesaian kredit bermasalah UMKM  Yogyakarta pasca gempa, Tim Ad Hoc segera  mengolah data, menganalisa dan membuat skala prioritas bagi penyelesaian Kredit bermasalah UMKM yang tersisa. Di samping itu akan merancang skema untuk penyelesaian kredit tersebut.

Penyelesaian kreditUMKM tahap  pertama telah menyelesaikan  892 kasus kredit UMKM. Sedangkan sisa total kasus kredit yang masuk dalam pendataan Tim ada 17.444 kasus yang belum diverifikasi oleh perbankan.

Inilah potensi problema ekonomi UMKM di DIY yang kemungkinan besar akan muncul pasca berakhirnya PBI No. 8/10/2006 (Juni 2009), karena regulasi akan berjalan sebagaimana biasa. Artinya, jika nasabah UMKM sampai dengan bulan tersebut tidak mampu lagi membayar, maka sanksi dari pihak kreditur/perbankan akan sangat leluasa untuk menekan, bahkan menyita jaminan yang diagunkan.

Maka diharapkan dunia perbankan dan kreditur lain untuk lebih proaktif dalam upaya penyelesaian kredit bermasalah UMKM. Di samping itu diharapkan pula lembaga kreditur dan perbankan yang telah mendapatkan bantuan penyelesaian untuk segera menyerahkan laporan penyelesaian yang dilengkali dengan SKL (Surat Keterangan Lunas) dan Berita Acara Tanda Terima Agunan dari Perbankan masing-masing.  ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s