BANG AMIN & BANG MI’UN

Ini salah satu dari sekian banyak rumah yang terancam lelang

Ini salah satu dari sekian banyak rumah yang terancam lelang

“Ini lho pak, rumah saya yang akan dilelang Bank Danamon,” kata Mas Amien Surahman di sela-sela ngobrol di posko Tim Ad Hoc. 

“Ini sudah ditempeli sticker ultimatum, Rumah dan tanah ini dalam pengawasan Bank,” kata dia melanjutkan.

“Terus terang stickernya sudah saya sobek Pak, habis saya kesel dan buneg pikiran saya Pak. Usaha masih sepi, dikejar-kejar Debt Collector, pulang ke rumah malah ditempeli sticker seperti itu?!” kata Mas Amin dengan kesal.

“Usaha saya dagang plastik pak di Bantul. Usaha saya sekarang masih sepi. Kalau rumah ini dilelang, terus saya tinggal di mana Pak?” Kata dia sambil menampakkan raut muka yg lesu.

“Ya memang sekarang rata-rata usaha masih belum menampakkan geliat positif Mas. Jadi ya sabar yaa… Kita usaha bareng-bareng. Biar Bank juga bisa memahami kondisi usaha saat ini, dan mau berbagi hati.” Kata saya sedikit menghibur. Hmmmm….

Memang, Bank saat ini masih menampakkan kekarnya sistem keangkuhan yang begitu keras. Kita juga memahami bahwa bank juga lembaga bisnis biasa. Butuh keuntungan, butuh makan, dan butuh hidup. Maka alangkah baiknya jika Tim Ad Hoc bisa ‘bergandengan’ dengan bank-bank untuk mengupayakan penyelesaian pada pemerintah dan lembaga lain yang bisa. Ohhhh…. indah sekali. Asal tidak bergandengan dengan Bang Mi’un… heheheh. Tapi bener….ini serius!

***Nurl

Leave a Reply