Inilah karya anak bangsa yang sederhana namun sarat makna. Dua buah film indie akan segera diproduksi di Yogyakarta. Mereka yang muda dan kreatif itu adalah dari Look Out Pictures Indonesia (Production House) dan Komunitas Seni Sego Gurih Yogyakarta.

Film #1

Sedulur Mulur Tangga Eco Sanak Enak

Sebuah Adaptasi dari Naskah : Malam Jahanam Karya : Motingge Busye

Film ini berbahasa Jawa Pinggiran

 
“Masyarakat pinggir kali Code di Jogjakarta, dengan kehidupan yang hidup  berhimpit-himpitan baik rumah maupun keberuntungannya. Sebagian hidup sebagai penambang pasir, penganggur, preman, dan banyak waria yang bekerja sebagai psk.Kusnan seorang pedagang Burung, pernikahannya dengan Paijah selama beberapa tahun belum  diberi keturunan, sehingga kegemarannya akan burung semakin meraja lela.Suatu ketika Paijah memiliki anak, namun Kusnan tidak yakin jika itu anaknya, kecurigaannya itu membuat hatinya semakin gelisah, meskipun ia berusaha untuk menerimanya.
 
Jamingun mungkin satu-satunya orang jujur di kampung itu, sayangnya karena kejujurannya itu ia menjadi setengah gila. Namun sesungguhnya Jamingun-lah yang tahu banyak rahasia di kampung itu.Suatu saat burung Menco Kusnan hilang dan diketahui burung itu mati. Rahasia mulai terkuak ternyata yang membunuh burung Menco itu Sulaiman. Di akhir cerita diketahui anak Paijah itu ternyata hasil hubungan gelap Sulaiman dengan Paijah.
 
 

Film #2

(nasib / takdir dari kata qadara yang artinya sebab akibat atau hukum dari Tuhan terhadap sikap manusia. )
 
“Tiga orang yang di coba oleh Tuhan dalam hidupnya tentu akan punya sikap yang berbeda-beda dalam menghadapi cobaan atau ujian itu.Mbak yanti, di ceraikan suaminya dan terpaksa harus hidup menjanda  dan terus berusaha untuk mendapatkan hak asuh buah hatinya yang selama ini selalu dekat dengan Yanti. Sementara Pak Slamet si tukang cukur yang punya niat baik membelikan sepeda anaknya selalu kesulitan oleh masalah ekonomi dan selalu menghadapi teror pedas dari istrinya. Ironisnya ia justru kehilangan sepeda miliknya satu-satunya.
 
Sedangkan Pak Suryo yang istrinya sudah dua kali keguguran dan sekarang  sedang mengandung untuk ketigakalinya membuat Suryo mencari solusi dengan terus melakukan kebiasannya Mencuri. Sementara Istri pak Suryo tidak menghendaki ituSikap apa yang di tanam dalam menghadapi ujian itu akan di panen pada akhirnya. Manusia bukan tergantung pada masalahnya tetapi bagaimana menyikapi masalah itu. dan Tuhan menghendaki sikap jiwa yang lebil mendekatkan diri pada Tuhan sehingga hati menjadi bening dan bisa menagkap solusi – solusi dan Hikmahnya. Apakah mereka melakukan yang di kehendaki Tuhan.”
 

LookOut Pictures Indonesia sebuah komunitas film yang sederhana, manajemen dan sistem yang sederhana dengan cita-cita yang sederhana juga, yaitu menjadikan karya-karya filmnya bisa di apresiasi lebih banyak orang, syukur-syukur bisa menginspirasi orang untuk menjadi lebih baik.

Anggota kami adalah aktivist seni dan film maker Jogjakarta, yang mensikapi hidup dan proses keseniannya dengan penuh rasa syukur dan bahagia. Suasana hati yang selalu gembira kami yakini mempunyai kekuatan kreatif yang mampu melahirkan karya-karya yang bermakna.
meskipun yang bisa kami lakukan hanya menghadirkan kehidupan rakyat kecil di dalam film. Harapan kami itu bisa menyentuh hati orang untuk ikut berpihak pada rakyat kecil minimalnya berempati dan bersikap peka.

Kami luruh menyatu dengan kehidupan rakyat Indonesia yang masih kesusahan, kami anti ekslusifitas. Karena memang kami tidak Eksklusif. Kami merakyat karena kami memang rakyat biasa. Kami tidak berbeda dari petani, tukang becak, karyawan atau apapun. film bagi kami tidak membauat strata sosial kami lebih, kami suka dianggap biasa. KAMI SUKA SEDERHANA.

Kami memilih berpihak pada yang lemah, dengan membela kehidupan mereka meskipun yang bisa kami lakukan hanya menghadirkan kehidupan rakyat kecil di dalam film. Harapan kami itu bisa menyentuh hati orang untuk ikut berpihak pada rakyat kecil minimalnya berempati dan bersikap peka.

Silahkan transfer ke :
Rekening BCA
4451.060.745
A.N Riyanto

Setiap Donasi
Akan Kami  Berikan 1 Keping Dvd Film “DEBT”
produksi LookOut Pictures Indonesia tahun 2010

SEKILAS TENTANG FILM “DEBT”

Berkisah tentang seorang debt colector yang juga dikejar-kejar hutang. Kondisi itu juga yang membuat Sugeng (nama tokoh tersebut) bisa merasakan kesulitan orang-orang yang ia tagih.Hal tersebut membuat suatu ketika hati sugeng berontak, hingga ia rela menggadaikan cincin kawinnya untuk menolong orang-orang yang yang tak mampu membayar tagihan.

Film ini berkisah tentang berbagi, tentang bagaimana kita memudahkan orang lain maka Tuhan akan memudahkan urusan kita. Berbagi tidak harus menunggu tapi saat ini juga dengan apa yang kita mampu.

PENGHARGAAN FILM “DEBT”

Pemenang Film dg Ide Cerita Terbaik, MAVIE Fest 2010

Best Film Screening Film Indie Dreamlight Jogjakarta, 2010

Pemenang Pertama Film Independen, TVRI, 2010

Official Selection Balinale, 2010

Official Selection IFFAustralia 2010

Best Screenplay IFFAustralia 2010

Film Panorama Bandung 1st Asia Afrika International Film Festival 2010

_________________________________________________________________

Untuk mendapatkan DVD film DEBT ini silahkan
lakukan Donasi minimal Rp.100.000,- untuk produksi 2 film kami selanjutnya
tambahkan 3 digit terakhir No HP yang akan Anda gunakan untuk konfirmasi

CONTOH :
Donasi Anda Rp.100.000,- no Hp Anda 0877.3871.3988
maka silahkan transfer Rp.100.988, jika mungkin beriketerangan “DonasiFilm”

Setelah anda Transfer lakukan konfirmasi ke contac berikut :
0877.3871.3988 / 081.568.05.286
FORMAT : DONASIFILM (SPASI) JML DONASI (SPASI) ALAMAT
Lengkapi Alamat Anda agar pengiriman DVD tidak mengalami kendala

Terima kasih…

Mengapa Go Green?

Dunai semakin rapuh. Efek dari pemanasan global lambat laun menjadi penyebab rusaknya bumi yang kita tinggali bersama. Pemakaian zat kimia pada tanah dalam bentuk pupuk pun menjadi pemicu kerusakan bumi yang semakin akut. Efek ini disadari oleh beberapa lembaga dan pemerintah, termasuk ElGunSa (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Gunung Salam Yogyakarta).

Lembaga yang terletak di Desa Argomulyo Sedayu Bantul Yogyakarta ini sangat concern terhadap permasalahan pertanian dan lingkungan. Maka dari itu ElGunsa bekerjasama dengan YoBangkit! mencoba mengantisipasi efek pemanasan global ini dengan memproduksi dan memasarkan Pupuk Organik.

Pupuk Organik yang dipasarkan ini sangat berkualitas dan berbentuk emulsi yang memiliki tingkat kelarutan 100%, dapat diaplikasikan pada segala jenis kondisi tanah. Merupakan metabolit sekunder yang kental dan memiliki aroma khas hasil fermentasi. Mengandung hara makro, mikro dan senyawa organik yang berfungsi sebagai biokatalis dalam mempercepat pertumbuhan dan mendukung proses pemuliaan tanaman sehingga menghasilkan tanaman yang sehat serta hasil panen yang optimal dan berkualitas. Bersifat mudah diserap baik melalui akar maupun daun, memberikan respon yang cepat terutama pada fase vegetatif (pertumbuhan). Dapat diperuntukkan bagi tanaman pangan, hortikultura dan tanaman lainnya.

Multi Plant | Pupuk Organik Cair

KEGUNAAN
Sebagai biokatalisator dan biomediator untuk mendukung pemuliaan tanaman. Mempercepat pertumbuhan dan memberikan daya tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Sebagai nutrisi bagi mikroorganisme tanah dan mengurangi penggunaan pupuk kimia sampai 100%.

Multi Plant
Pupuk Formula  Organik Cair

[1 liter]
5 in 1
Pupuk ini bermanfaat untuk:
1. Kesuburan daun
2. Kesuburan tanah
3. Hormon pertumbuhan
4. Mengendalikan Hama dan Penyakit
5. di lengkapi perekat alami.

Dosis Pemakaian:
1.    Larutkan 1-2 cc Pupuk cair dalam 1 (satu) liter air. Semprotkan merata pada daun, batang dan tanah.
2.    Dapat disemprotkan pada tanah 7 hari sebelum tanam.

KANDUNGAN
N  : 9,60%   |  P2O5 : 5,40%  |  K : 7,20 %  | Ca : 4,12%  |  SO4 : 7,40%  |  Mg : 2,70%  |  Cl : 0,1%  |  Mn : 18,96 ppm  |  Fe : 0,04 %  |  Cu , 0,02 ppm  |  Zn : 3,15 ppm  |  Na : 0,02 ppm  |  Al : 0,05%  | Mo : <0,02 ppm  |  C/N ratio : 3  |  pH 8,0  |  Lemak: 1,80%  |  Protein : 54%  |  Karbohidrat : 36%  |  Asam-asam organik 9%  | ZPT (Sitokinin, Giberelin, dan Auksin) diperkaya Multienzim Aal  |  Bakteri Aerob dan Anaerob yang dapat berinteraksi dengan udara.

Harga Rp.
(di luar biaya kirim.)

Untuk penjualan, silakan hub:
email: yobangkit@gmail.com / 081.568.05.286

Cheap Ways to Let Your Customers Know You Exist

By Maire Loughran

Once you get your new arts and crafts business over the first few hurdles of setting up the business, it’s time to get serious about promoting your business. Actually, this ongoing process should have been in the back of your mind at the inception of your business idea. It will remain a consideration during the entire time you own your business.

Successful businesses never stop promoting, although the types of promotions may vary. As a brand-new (and probably even as an existing business owner, cost is important). Kind of confused about the best ways to get started promoting your business. Never fear! This article discusses free and low-cost ways to promote your arts and crafts business.

Self-Promoting Your Work

Don’t be shy. You should be the biggest cheerleader for your business. If you create wearable art, you should try to incorporate it into your outfit every day. Otherwise, make sure you carry cool, interesting business cards. It’s kind of rude to pass them out randomly, but if someone asks you what you do for a living – have a short interesting explanation ready and give ‘em a business card.

Teach a Class About Your Art or Craft

While your payment for teaching a class may be as little as transportation costs to free studio space, some local organizations pay what approaches a reasonable hourly rate. However, the true value in teaching a class about your arts or craft is the free advertisement you receive from the organizer promoting your class. Also, use good etiquette to network while teaching the class.

Using Blogs To Promote Your Arts and Crafts

You should be using a blog that you update frequently to promote your arts and crafts. If you have a website, make sure to link back. It’s conventional wisdom that blog entries get indexed into the search engines more quickly than changes or updates you make to your website.

Also, don’t forget to use other blogs to promote your work. For example, consider submitting to Craftgawker, a photo gallery that allows craft bloggers from around the world upload images of what they are creating.

Promote Your Arts and Crafts Business Using Yahoo Listing

Yahoo Local listings organize participating businesses by category and geographic location. A Basic listing in Yahoo Local is free. Even if you operate your craft business out of your home, this is a valuable free promotional service. Even though Yahoo requires you enter an address, you can opt to not show your address in the Yahoo listing. You are able to enter your website address to drive traffic to your website. Although that field is optional.

A big part of achieving success using Yahoo Local is customer reviews. Good customer reviews will give your business a higher rating in Yahoo Local. The better your rating the easier it will be for customers to find you.

Promote Your Arts and Crafts Business Using Google Places

Like Yahoo Listings, Google Places is a free service allowing you to promote your arts and crafts business. This great service also lets you upload images of your arts and crafts, videos and any special offers you may presently be promoting for your arts and crafts business.

You don’t need an online presence to use Google Places – your email address and website are optional fields. If you have a home office, no need to worry about exposure. While Google asks for your mailing address, you can specify a service area in the sign up process and hide your physical address.

Promote Your Arts and Crafts Business Using Google Merchant

Another on-the-cheap promotional suggestion, the Google Merchant Center lets you upload your arts and crafts item product feed into Google Shopping at no charge. To use Google Merchant, you must have an e-commerce website. If you don’t have a stand-alone website, you can use Etsy, ArtFire or other online marketplaces in which you may have a shop.***

Reff: http://artsandcrafts.about.com/od/marketingandadvertising/a/Free-And-Low-Cost-Way-To-Promote-Your-Arts-And-Crafts-Business.htm?nl=1

Bercocok tanam di desa

Desa Wisata Argomulyo menawarkan sebuah suasana area pedesaan yang eksotik dengan nuansa tradisional dan kental dengan keakraban warga. Suasana ini sangat cocok untuk wisatawan dari perkotaan yang setiap hari suntuk dengan bising kendaraan, sibunya pekerjaan, dan carut marut kota yang selalu melahirkan kejenuhan-kejenuhan psikis maupun fisik.

Bagi warga perkotaan akan dilayani sebagai wisatawan seperti halnya menjadi warga baru pedesaan. Penuh dengan keramahtamahan, kesederhanaan, melestarikan adat dan seni tradisional, serta menikmati hidup dengan kerukunan.

Wisatawan baik domestik maupun mancanegara akan diajak menikmati suasana desa dengan segala kekayaan tradisi dan kekayaan alamnya. Diajak memetik sayur, buah-buahan, membajak sawah, dan sekaligus menikmati hasil kebun dan sawah yang ditanam secara sehat (organik). Tentu hal ini akan menyehatkan secara fisik maupun psikis bagi pengunjung wisata.

Tidak hanya itu, wisatawan akan diajak membuat makanan tradisional secara langsung dan menikmatinya. Sayur tradisional yang mungkin tidak pernah dirasakan di kota, akan menjadikan pengalaman wisatawan menjadi lebih exciting dan menyenangkan.

Memetik sayuran

Di samping itu pengunjung juga bisa melihat dan mempraktekkan cara menanam sayur maupun buah secara organik. Sekaligus akan diajak membuat pupuk organik yang tidak pernah diperoleh di kota. Di sini wisatawan diajak mengembangkan tanaman di perkotaan dan lahan-lahan yang gundul karena perusakan. Sehingga wisata pedesaan di Desa Wisata Argomulyo ini mempunyai misi Go Green! Sebuah gerakan moral  untuk melestarikan alam dengan menanam dan menghijaukan bumi. Karena gerakan ini akan memberikan efek yang positif terhadap kelestarian alam.

Menikmati Kuliner di Pedesaan

Wisatawan yang berkelompok atau dari institusi tertentu bisa dilayani dan dipandu untuk Outbond dan camping, karena tersedia camping ground dan area OutBond yang indah dan berbukit-bukit. Sangat cocok untuk dinikmati sebagai wisata alam.

Desa Wisata Argomulyo ini pun bisa menjadi contoh bagi desa-desa yang lain terutama yang mempunyai potensi alam wisata dan suasana tradisional yang eksotik. Atau daya tarik sebuah tempat wisata sangat mungkin untuk dibentuk dan dibuat sesuai dengan kreatifitas kita.

Selamat berkunjung!

Kami menanti Anda…:) Hubungi: yobangki@gmail.com

KHASIAT Beras Hitam

Posted: October 31, 2011 in Agribisnis, Artikel, Ekonomi, Pertanian

Pernahkah anda mendengar beras hitam?? Bagi orang-orang tertentu yang baru pertama kali mendengar, pastilah tertawa karena yang baru pertama kali mendengar, pastilah tertawa karena di benaknya yang ada adalah ketan hitam bukan beras hitam. Namun bagi sebagian orang yang pada saat ini sudah cukup umur, pasti tahu adanya beras hitam. Memang benar, beras hitam pada jaman nenek moyang benar-benar ada. Sesungguhnya ada 3 jenis beras yang ada di dunia ini, yaitu :

  1. Beras putih, umum ditanam oleh petani kita.
  2. Ada beras merah atau brown rice yang saat ini umum dijual di pasaran dan sebagian sudah menjadi icon Gunungkidul yang dikenal dengan warung Sego Abang. Walaupun saat ini, tidak hanya di Gunungkidul saja melainkan di Sleman, Yogyakarta pun sudah ada warung nasi sego abang tersebut.
  3. Jenis ketiga adalah beras hitam, yang hanya tumbuh dan dibudidayakan di daerah tertentu saja.

Beras hitam ini, memiliki nama yang berbeda-beda tergantung di mana beras hitam tersebut berada. Beras hitam yang ada di Solo dikenal dengan nama “beras wulung”. Menurut sejarahnya, dulunya beras wulung merupakan beras pilihan, yang dulu hanya ditanam dan dipergunakan dalam keraton kasunanan Surakarta, khusus dikonsumsi di lingkungan para raja dan digunakan untuk jenis ritual tertentu. Di kawasan Cibeusi, Subang, Jawa Barat, beras hitam disebut dengan nama “beras gadog”. Di Sleman, beras hitam dikenal dengan nama, cempo ireng dan ada juga yang menyebut “beras jlitheng”. Sedangkan di Bantul dikenal dengan “beras melik”.

Sampai saat ini belum diketahui apakah sebenarnya beras hitam dengan nama sebutan yang berbeda-beda tersebut adalah sama ataukah berbeda. Namun yang jelas, beras hitam ini memiliki keistimewaan-keistimewaan. Di antaranya, selain rasanya yang enak, pulen dan wangi juga memiliki kandungan mineral atau antosianin atau yang lainnya yang sangat baik untuk kesehatan. Bahkan merurut sejarah yang lain, orang Cina kuno telah mengenal  beras hitam sebagai beras terlarang (forbidden rice), tak boleh sembarang orang dapat memakannya, hanya kalangan istana dan orang tertentu saja yang boleh memakannya karena kaya nutrisi. Menurut penelitian di sana, beras hitam memiliki khasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Beras hitam di Cina sekarang berfungsi sebagai obat dan bahan pangan.

Sekarang ini beras hitam tersebut hampir punah dan sangat langka keberadaannya, karena tidak adanya upaya pelestarian dari petani pada zaman dahulu yang konon hanya ditunjuk sebagai petani istimewa yang menanam beras wulung khusus untuk keraton, ada mitos bahwa beras wulung hanya boleh dipergunakan oleh kalangan istana dan apabila melanggar, maka akan “kuwalat”. Selain itu, mengapa petani enggan untuk menanam beras hitam tersebut? Diduga disebabkan oleh umur yang relatif panjang dibandingpadi pada umumnya, juga rendahnya produksi dan sangat disukai oleh burung.

Walaupun demikian, ada juga satu dua orang yang masih menanam beras hitam. Sebagai contoh di Dusun Barak, Margoluwih, Seyegan, Kab. Sleman masih ada kelompok tani yang menanam beras hitam dengan nama cempo ireng yang berumur kurang lebih 5 bulan. Di daerah Kedon, Ganjuran, Bantul juga ada seorang petani yang dengan sabar melakukan perbanyakan benih beras hitam dari gabah yang tercampur pada beras pecah kulit dari beras hitam yang dimilikinya (dibelinya dari pasar). Seiring dengan berjalannya waktu maka semakin banyak benih yang dapat ditanam, hingga akhirnya pada beberapa tahun terakhir ini dapat menjual produknya yang berupa beras hitam yang dikenal dengan nama beras melik dan dipopulerkan dengan nama dagang “Sempurna Agro Co”. Beras hitam yang dijual dengan nama dagang Sampurna Agro Co tersebut sampai saat ini semakin hari semakin banyak peminatnya.

Memang harga beras hitam ini lebih mahal dari pada beras putih maupun beras merah pada umumnya, karena memang padi hitam ini memiliki kelebihan selain sehat, aman, pure, dan natural juga lebih sulit dalam pengelolaannya. Salah satunya karena umurnya sedikit lebih panjang dari pada padi pada umumnya. Sehingga penanaman dilakukan 20 hari lebih awal dari pada petani di sekitarnya yang tidak menanam padi hitam. Hal ini untuk mengantisipasi agar panen dapat dilakukan bersamaan. Artinya padi hitam berada di dalam hamparan padi lainnya yang siap panen sehingga burung tidakhanya menyerang di padi hitam. Di samping itu dalam proses penggilingan juga memerlukan perhatian khusus karena apabila proses penggilingan dibiarkan saja seperti padi putih pada umumnya maka beras hitam yang kita inginkan tidak akan terwujud.

Mengingat pentingnya beras hitam baik bagi lestarinya keanekaragaman plasma nutfah dan untuk kesehatan maka marilah kita uri-uri atau kita lestarikan milik kita sendiri. Bagaimana cara kita melestarikannya? Kita mulai dari diri kita sendiri yaitu dengan mulai membudayakan untuk mengkonsumsi beras hitam, dengan demikian kebutuhan atau permintaan akan beras hitam meningkat dan pada akhirnya akan memotivasi petani untuk menanamnya sehingga lestarilah beras hitam warisan nenek moyang. Karena sekali punah maka plasma nutfah beras hitam tersebut tidak akan bisa kembali. Kalau tidak kita mulai dari sekarang, kapan lagi??

Selanjutnya bagaimana melestarikan beras hitam yang ada di Bantul ini bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul beserta instansi lain yang terkait (Dinas Pertanian misalnya)?? Oleh karena Pemerintah Daerah adalah sebagai pengambil kebijakan maka upaya untuk nguri-uri atau melestarikan plasma nutfah lokal tersebut adalah dengan memasukkan unsur pelestarian plasma nutfah tanaman lokal dalam hal ini padi beras hitam ke dalam program pembangunan pertaniannya. lebih nyata lagi apabila di dalam program tersebut termasuk upaya untuk melakukan “pelepasan varietas lokal”. Hal ini sangat penting, karena apabila tidak dilakukan dikhawatirkan keberadaannya semakin langka bahkan hampir punah dan hilang baik diambil oleh pihak lain/negara lain, karena sekali musnah suatu plasma nutfah maka tidak akan dapat kembali. Di samping itu, dalam era otonomi daerah, daerah diberi keleluasaan untuk memanfaatkan sumber daya genetik yang ada di daerahnya dengan baik dan benar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Oleh karena itu, marilah kita saling bekerjasama  usaha pelestarian plasma nutfah padi beras hitam yang ada di Bantul ini dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta sebagai lembaga penelitian yang ada di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta siap untuk bekerjasama apabila diperlukan.

Kristamtini |

Penulis dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta
Dimuat dalam Tabloid Sinar Tani, 13 Mei 2009
Sumber: http://www.pustaka.litbang.deptan.go.id/bppi/lengkap/st130509.pdf 
BAGI YANG PEMINAT di Wilayah Yogyakarta & Sekitarnya, SILAKAN HUB:
HP: 081.568.05.286 / e-mail: yobangkit@gmail.com
Bagi peminat BERAS HITAM di wilayah Kalimantan Selatan dan sekitarnya, dapat menghubungi Ibu Nuril d/a: Jl. Mister Cokrokusumo, Komp. Widya Graha 3, Blok C. No. 9. Kel. Cempaka Kodya, Banjar Baru, Kalimantan Selatan. Telp. 081.311.662.359